Daisypath Anniversary tickers
Showing posts with label Pneumonia. Show all posts
Showing posts with label Pneumonia. Show all posts

Tuesday, April 3, 2012

Healthy Me

Alhamdulillah..

Setelah 3 bulan bolak balik ke Rumah Sakit terus, sempat merasa bosan dan putus asa, alhamdulillah saya sudah dinyatakan sehat walafiat.. Semuanya benar-benar suatu keajaiban karena kemarin setelah dokter melihat hasil CT Scan saya, beliau mengatakan bahwa di paru-paru kiri saya terdapat sedikit cairan yang sebaiknya cairan tersebut diambil/disedot. Saya tahu, saya bukan satu-satunya orang yang mengalami itu. Tapi mendengar akan ada benda asing yang harus dimasukan ke dalam paru-paru saya tentu merasa takut, Namun dokter memberikan alternatif lain, jika saya tidak ingin langsung disedot, saya bisa balik lagi 3 bulan kemudian untuk CT Scan ulang, untuk melihat perkembangan cairan tersebut. Jika cairan tersebut ingin disedot, maka saya harus di-USG Thorax dulu untuk melihat sesedikit apa cairan tersebut, lagipula letaknya yang dekat dengan jantung agak riskan jika harus diambil. Kalau jumlahnya sangat sedikit maka tidak perlu diambil.

Lalu, tadi pagi saya kembali ke RSCM untuk di-USG Thorax. Keajaiban pun terjadi! Ketika di-USG, cairan tersebut sama sekali tidak terlihat, bersih sih sih sih! Saya sampai di-USG 2 kali untuk memastikan dan tadi saya diobservasi oleh 4 orang dokter sekaligus. Paru-paru saya sudah bersih. Selama 7 hari setelah CT Scan ternyata Alloh telah membersihkan cairan tersebut. Alhamdulillaaaaah.. Mulai sekarang saya harus lebih ekstra menjaga kesehatan, apalagi saya adalah warga pindahan ke Jakarta yang kita semua tahu polusi di Jakarta sangat jahat. Ah ya, 3 bulan lagi saya harus kembali untuk rontgen. Ya, rontgen bukan CT Scan untuk kontrol, semoga nanti hasilnya selalu bagus. :)

Tuesday, March 27, 2012

CT Scan!

Alhamdulillah akhirnya selesai juga aku CT Scan. Ini adalah salah satu rangkaian pemeriksaan dari Pneumonia yang aku idap tapi gak ngerasa.. Heheheh.. Jadi, tindakan medis yang udah aku lakukan selain konsultasi ke tiga orang dokter, aku tes darah 2x, tes sputum (dahak) 2x, rontgen 2x, dan yang terakhir CT Scan tadi.. CT Scan ini bisa dibilang tindakan terakhir untuk memastikan ada apa sih sebenarnya di paru-paruku? Dan juga untuk mengetahui penyebab kenapa aku sekarang sensitif banget sama batuk dan kalo udah batuk sembuhnya lama banget.. Lalu hasil dari CT Scan tadi adalah... aku nggak ngerti karena istilah kedokteran semua. Hiyaaaa.. Hasilnya langsung dibawa Ibu ke Bandung untuk dikonsultasikan ke dokterku yang di Bandung.. Tapi kalo kata tetanggaku yang kerja di bagian radiologi, kesimpulan aku tadi sih katanya baik-baik aja, gak ada yang perlu dikhawatirkan.. Amien.. Semoga emang kayak gitu yaaa.. :)


CT Scanner di RSCM

Mau cerita dikit tentang CT Scan ah.. ^^ Sebelum tindakan CT Scan dilakukan, terlebih dahulu dilakukan konsultasi dengan dokter apakah kita menderita suatu penyakit tertentu seperti gagal jantung, gagal ginjal, diabetes, asam urat, dll.. Lalu juga ditanya apakah kita punya alergi dengan obat maupun makanan.. Hal itu dilakukan karena untuk pemeriksaan CT Scan dengan kontras, tubuh kita harus dimasukkan zat radioaktif. Zat radioaktif tersebut bisa dimasukan ke tubuh dengan cara diminum ataupun diinfus. Untuk mengetes alergi, tangan kita disuntik suatu cairan. Kalau dalam beberapa menit tangan kita merah, bengkak, dan gatal, kemungkinan kita alergi dengan suatu obat. Yang terjadi pada aku tadi, waktu tangan kananku disuntik, beberapa menit kemudian tanganku langsung merah dan sedikit gatal kaya luka baru mau kering gitu.. Terus dicoba dites di tangan kiri, berbeda dengan tangan kanan, tangan kiriku baik-baik aja, gak ada reaksi apa-apa.. Nah, ketika tindakan CT Scan akan dilakukan, aku disuruh ganti baju dulu. Trus tiduran di alat-nya.. Lalu aku diinfus untuk dimasukkan zat radioaktif tadi. Rasanya? Yaaaa gitu deh.. Hangat dan lama kelamaan jadi panas tubuhnya.. Terus ya udah, alat CT Scan tersebut bekerja.. Digerakkan beberapa kali untuk diambil fotonya.. Ternyata cuma sebentar, sekitar 5 menit saja.. Hasilnya biasanya akan keluar sekitar 5 - 6 jam kemudian.. :)

Wednesday, February 29, 2012

Sehat Itu Mahal

Masih ingat posting saya tentang hasil medical check up?

Nah, setelah posting itu saya mengikuti semua apa kata dokter, saya melakukan tes sputum, menghabiskan obat-obat yang mereka berikan, dan rontgen ulang. Hasil lab sputum menunjukan bahwa BTA negatif, artinya batuk saya bukan karena TB. Sayangnya, ketika akan rontgen untuk yang kedua kali, saya malah kena flu. batuk pilek. padahal ketika itu saya sudah sempat membaik. Saya pasrah saja dengan rontgen yang kedua karena saat itu saya lagi batuk dan pilek. Ketika hasil rontgen selesai, hasilnya belum ada perubahan. Masih ada radang di paru-paru saya. Dokter gak berani ngasih obat lagi, karena obat paru-paru termasuk kategori obat keras. Yang harus saya lakukan adalah saya tes sputum ulang, karena mumpung batuk kali ini adalah batuk berdahak, jadi gampang ngeluarinnya, gak kayak dulu yang sampai harus inhalasi. Selain tes sputum selama 3x, saya juga harus minta rekonfirmasi ke bagian radiologi, karena hasil rontgen saya gak jelas. Sekarang yang ingin diteliti lebih mendalam adalah apa penyebab batuk saya ini? Dan, hasil rekonfirmasi sudah ada. Saya baru mengambilnya tadi pagi. Saya disarankan untuk CT Scan Thorax, which is biayanya sekitar 3,3 juta. :O Saya belum ngurus Askes pula. Tapi CT Scan itu gak harus buru-buru kok. Saya mau ngurus askes dulu deh kalo gitu. Oh ya, sama nunggu hasil tes sputum yang kedua dulu. semoga hasilnya tetep negatif. Amien.

Well. Ujian ini sejujurnya bikin saya drop. Apalagi saya sedang mempersiapkan pernikahan yang tinggal 6 bulanan lagi dan kerjaan juga lagi lumayan menyita pikiran. Yah, saya harus sabar, ikhlas, dan tetep semangat. Semangaaat!!

Tuesday, February 14, 2012

Hasil Medical Check Up : Pneumonia

Tanggal 17 Januari 2012 lalu, saya dan teman-teman CPNS Balitbang melakukan medical check up untuk persyaratan administrasi pengangkatan menjadi PNS. Tes yang dilakukan adalah meliputi tes urine, darah, dan rotgen. Sementara untuk konsultasi ke dokter dilakukan kemarin, tanggal 13 Februari 2012. Karena malas bolak balik mengambil hasil tes ke RSCM, saya dan teman-teman memutuskan mengambil hasilnya sekaligus konsultasi ke dokter, yaitu kemarin.

Pertama kita mengambil hasil tes darah dan urine. Alhamdulillah hasil lab saya normal, lain halnya teman-teman yang lain yang kebanyakan terdeteksi asam urat dan menjadi bahan bercanda kami. Lalu kami mengambil hasil rontgen. Ternyata pada bagian ini saya kurang beruntung. Teman-teman lain mendapati kesimpulan hasil rontgen-nya normal, sedangkan saya disimpulkan Pneumonia. Saya kaget dan lemas, lalu saya googling. Dari hasil yang saya peroleh di sini, Penumonia adalah bahasa ilmiah untuk penyait radang paru-paru. Sebabnya bisa bermacam-macam. Namun, salah satu gejala yang sangat jelas adalah 2 bulan terakhir ini saya sering batuk-batuk. Ah! Kenapa saya menyepelekan batuk saya.. :(

Setelah dari ruang rontgen, kami menuju tempat konsultasi dokter umum. Benar saja, saya tidak "lulus" di situ. Teman-teman yang lain sudah selesai menjalani tes, sementara saya dirujuk ke Poliklinik Khusus Paru-paru di lantai 5. Ah ya, ada 1 orang teman saya yang harus berurusan dengan Poli Khusus Paru-paru juga, namun lain kasus. Saya konsultasi panjang lebar dengan dokter spesialis di sana, akhirnya saya harus menjalani serangkaian tes dan pengobatan. Dokter spesialis merujuk saya kembali ke laboratorium di lantai 3 untuk tes Sputum (dahak). Karena saya sulit mengeluarkan Sputum, maka saya harus ke Lantai 4 dulu ke Ruang Prosedur Pulmo untuk diberi uap. Maka saya pun melakukan penguapan, caranya seperti orang merokok, dihirup dari mulut, kemudian dikeluarkan dari hidung. Sampai uap habis, saya belum mau batuk juga. Akhirnya suster menepuk-nepuk pundak saya sampai saya batuk dan yang keluar tetap bukan Sputum yang diharapkan. -___- Karena memang sulit, maka seadanya saja.

Dari lantai 4 saya kembali ke laboratorium untuk menyerahkan sampel Sputum. Saya harus kembali lagi kesini pagi-pagi (tadi pagi) untuk menyerahkan sampel Sputum yang kedua, yang dikeluarkan ketika saya bangun tidur dan belum masuk apa-apa. Selain serangkaian tes tadi, saya dikasih obat yang harus dihabiskan selama 10 hari. Setelah 10 hari, saya harus melakukan tes radiologi lagi (24 Februari 2012), untuk melihat apakah hasilnya ada perbedaan atau tidak dengan hasil rontgen pertama. Kemudian saya harus kontrol lagi ke dokter paru-paru pada tanggal 27 Februari 2012 untuk melihat perkembangannya. Kalau hasilnya sudah baik, saya sembuh. Namun, kalau hasilnya masih kurang baik, harus dideteksi mendalam, sebenarnya apa penyakit saya. Dan biasanya jika seperti itu harus dilakukan pengobatan rutin selama 6 bulan. Hiks.. Semoga saya tidak termasuk. Saya yakin kok saya akan sembuh. Amien ya Rabbal alamin..

Ada sedikit penyesalan di hati saya. Hasil tes awal saya sebetulnya sudah bisa diambil sejak tanggal 18 Januari 2012, orang tua saya selalu menyuruh saya segera mengambilnya. Karena saya merasa yakin hasilnya akan baik dan malas bolak balik, saya bilang diambilnya tanggal 13 Februari saja. Ahh, seandainya saja saya nurut apa kata orang tua saya, mungkin tidak akan begini ceritanya. Mungkin saya akan langsung menjalani pengobatan dan mungkin sekarang saya sudah sembuh. Hmmm, ya sudahlah, sudah terlanjur juga.. Sekarang yang paling penting saya disipin dalam menjalani pengobatan dan cepet sembuh. Teman-teman, doakan saya cepat sembuh ya? :)

Instagram @tiariph