Monday, September 22, 2014

Gara-gara Iklan Properti

Tadi pagi, lagi baca koran untuk nyari topik kajian... Langsung teralihkan malah baca iklan-iklan properti. Jelalatan ke setiap sudut halaman properti, berharap ada keajaiban. Lalu saya membalik halaman dengan kecewa.

Di Bandung (dan sekitarnya), sebenernya banyak dibangun perumahan baru. Tapi lokasinya jauh-jauh amat yaaa.. Maksudnya adalah jauh dari dan ke kantor saya. Saya nggak mau ngabisin waktu berjam-jam di jalan berangkat dan pulang kantor. Silakan bilang saya cupu, karena udah keenakan dengan jalur (yang Alhamdulillaah dekat dari) rumah-kantor-rumah yang biasa saya lewati dengan transportasi angkot yang gampang dan rutenya nggak muter-muter. Ada yang bilang, sejauh-jauhnya tinggal di Bandung pasti nggak seberapa dibanding hidup di sekitaran Jakarta tapi kerja di Jakarta. Yang bilang gitu, pasti nggak pernah ngerasain muter-muter pake angkot di Bandung yang kadang rutenya nggak masuk akal. Da saya mah apa atuh, kemana-mana naik angkot. Dari daerah rumah (ortu) saya ke kantor dan sebaliknya terbilang cukup dekat, naik angkot cuma sekitar setengah jam. Rute angkotnya nggak muter-muter, walopun kita pake kendaraan pribadi jalurnya tetep akan sama dengan angkot. Wajar kan kalo saya nggak mau move on dari daerah rumah (ortu) saya?

Apa, saya nggak mau ninggalin comfort zone? Terserah, ini hidup saya. Bye!


1 comment:

i'm so glad if you comment this post. But no 'Anonymous' please..
thank's.. :)

Instagram @tiariph