Monday, June 16, 2014

Topik Sensitif

Barusan sehabis posting tentang Makan Siang, gue masih blogwalking santai *mentang-mentang lagi gak ada boss*, lalu ada kolega dulu di Jakarta. Beda bagian, gak terlalu kenal juga. Dia lagi ada urusan dinas ke Bandung, gue gak tahu kapan dia dateng, yang jelas pas ketemu gue dia lagi pamitan ke kita. Lalu kita salaman. Sambil salaman.....

Him: Eh, siapa ya namanya? (Gue agak takjub dia inget gue)
Gue: Tiari Pak, dulu di tempatnya Ibu Mei (sambil senyum manis)
Him: gimana, enak di sini?
Gue: enak, kan deket rumah.
Him: suami dimana? di Bandung?
Gue: bukan, di Palu, Sulawesi.
Him: *mikir* Suaminya di Palu pengusaha?
Gue: bukan, PNS juga.
Him: saran saya, kalo sama-sama PNS bersatu lah. Kalo nggak kamu yang kesana, Suami yang kesini.
Gue: Iya, mudah-mudahan Suami yang ke Bandung juga. (perasaan gue mulai nggak enak kalo udah menjurus ke topik ini)
Him: *sambil ngeloyor pergi* Iya lah, bagusnya bersatu. laki-laki itu untuk kesehatan maksimal 3 bulan aja. (lalu disambut beberapa temen gue yang senyum-senyum).

Haissshh.. makasih loh, Bapak udah sukses ngerusak mood saya.


Sincerely,

gue yang langsung sensitif.

2 comments:

  1. huahahahahahaha.... tooossss.... saya di bully mbak sama bapak2 di kantor mana di kantorrr lakiiiii semuaaaa haduehhhhhh itu ngomongnya bocorrrrrrrrr.... ada juga sih yg baek... ngingetin pulang sono ketemuan... huehehehehehe..... sabarrrr ya mbaaaa..... semangatt... ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya males banget yak digituin, apalagi sama orang yang gak kenal deket. WTH! Hahahaha

      Delete

i'm so glad if you comment this post. But no 'Anonymous' please..
thank's.. :)

Instagram @tiariph